PENEMUAN BOLA LAMPU LISTRIK DITANDAI RIBUAN PERCOBAAN

bumiku keluargaku
Orang jaman sekarang tidak asing lagi dengan bola lampu. Bohlam, biasanya begitu sebagian orang menyebutnya. Di kota, di desa, bola lampu listrik membuat hidup lebih nyaman dan gampang. Rumah menjadi terang. Membaca, memasak, dan pekerjaan lainnya, dengan gampang bisa dilaksanakan.




Lampu listrik ini juga bisa menandai wilayah terbelakang, terpencil, dan terisolir. Ya, bila lampu listrik belum sampai ke daerah itu, tentu itu sangat terbelakang. Kecuali bila ada sebuah wilayah yang oleh adat tidak boleh masuk listrik. Listrik sebagai peradaban modern dianggap akan merusak peradaban lama yang sudah jelas menyatunya antara manusia dengan alam. Ah, terlalu panjang, dan itu bahan diskusi yang tidak akan selesai.
Kembali ke bola lampu listrik, tahukah siapa yang menemukannya? Rata-rata setiap yang pernah sekolah tahu, Thomas Alva Edison yang menggagas percobaan-percobaan pembuatan bola lampu ini. Tapi jarang yang tahu secara detailnya, apa saja yang dilakukan Thomas ini.

BACA: PENEMUAN TELEPON yang DRAMATIS

Tahun 1879 Thomas Alva Edison melakukan serangkaian percobaan bola lampu listrik. Waktu itu juga bola lampu sudah dikenal. Hanya saja nyalanya tidak lebih dari beberapa detik saja. Dibantu dengan beberapa orang kawannya, percobaan Thomas Edison itu terus berlangsung. Ribuan kali, dengan ribuan bahan filamen dicobanya. Filamen itu adalah bagian yang berpijar di dalam bola kaca.
“Sekarang waktunya untuk menutup buku,” kata Thomas Edison kepada seorang pembantunya yang sarjana teknik dan mengangkut ratusan buku sebagai bahan pengetahuan. “Kita harus mencoba bahan apa saja sebagai filamen.”
Maka serat bambu, serat kayu, dan bahan tumbuhan lainnya, bulu ekor kuda, kumis dan jenggot masing-masing pembantu, dicobanya. Karena sampai 6 ribuan filamen telah dicoba dan gagal, keadaan pun semakin genting. Penyokong dana mulai ragu. Pengusaha saingan dengan membayar para ilmuwan lalu gembar-gembor bahwa bola lampu menyala itu adalah sesuatu yang “tidak mungkin”.
Saat perayaan tahun baru 1880, Thomas Alva Edison memasang  tulisan Happy New Year 1880  yang terbuat dari deretan bola lampu. Pukul 24.00 waktu New York bola lampu itu dinyalakan. Langit New York pun terang. Orang-orang bersorak. Thomas Alva Edison sudah menemukan bahan filamen dari karbon di dalam bolam kaca hampa yang bisa bertahan menyala sampai 13 jam.
Itulah awal dari peradaban dunia yang baru, peradaban dunia yang diterangi BOLA LAMPU LISTRIK.
sumber foto: burrosabio.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PENEMUAN BOLA LAMPU LISTRIK DITANDAI RIBUAN PERCOBAAN"

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat :), jangan lupa tinggalkan jejak....