Mitos tentang kesehatan ada sejak jaman dulu. Awalnya mungkin dari pengalaman, obrolan iseng, humor, yang kemudian menyebar. Bila dulu sudah ada gadget, mitos-mitos itu akan lebih banyak lagi. Berikut adalah mitos yang berkembang di masyarakat mengenai seksual pria.

1.    Pria dengan ukuran sepatu besar mempunyai penis yang lebih panjang. Anehnya, ahli medis juga tergoda untuk meneliti. Dua orang urolog (dokter yang spesial kesehatan saluran kemih, gitu kira-kira) dari RS St Marry di London menelitinya dan hasilnya tidak terbukti.
bumiku keluargakuintisari.grid.id


2.    Memakai celana dalam mengakaibatkan jumlah sperma rendah. Jumlah sperma memang ada hubungannya dengan udara panas terus-menerus, tapi tidak bisa dibandingkan dengan memakai celana dalam.
3.    Tidak ada tulang penis jadi tidak ada istilah "patah tulang penis". Penis memang tidak bertulang, tapi tunica albuginea yang membentang saat ereksi bisa robek. Itu yang disebut "patah tulang penis", meski jarang terjadi.
4.    Pria mempunyai dorongan seks lebih besar dibanding perempuan. Hormon yang memicu dorongan seksual adalah testosteron. Pria dan perempuan juga memilikinya. Jadi dorongan seks ini tergantung individu, kesehatan tubuh, pikiran, cara pandang, dsb.
5.    Ukuran penis menentukan kenikmatan seksual. Mitos ini bisa disebut paling populer. Padahal yang lebih menentukan, chemistry kedua pasangan, adalah kemampuan ereksi penis bukan ukurannya.
bumiku keluargaku
hellosehat.com
6.    Masturbasi remaja wajar masturbasi dewasa mengakibatkan kebotakan, mandul dan tulang keropos. Secara kesehatan masturbasi masih dianggap wajar asal jangan sering melakukannya. Tapi secara kejiwaan mending dialihkan ke kegiatan lain.
7.    Pria berbula dada tebal hebat dalam berhubungan seks. Mitos ini sepertinya disebatkan oleh pedagang obat bulu hehe. Kemampuan seks itu lebih ditunjang oleh lancarnya dan bisa mempertahankan ereksi, bukan oleh bulu dada.
8.    Pria yang pernah lihat situs porno akan kecanduan. Menurut penelitian hanya 1 persen yang kecanduan, tapi pria yang sudah menikah justru 38 persen yang terus kecanduan.
9.    Pria yang divasektomi akan kehilangan dorongan seks. Pria yang divasektomi tidak akan kehilangan dorongan seks, karena buah testis tidak dibuang atau dilukai, jadi masi memproduksi testosteron
bumiku keluargakuReferensi pihak ketiga
10. SemakinSemakin tua kemampuan seks pria semakin menurun. Ternyata setelah diteliti tidak seperti itu. Pria tua yang menurun kemampuan seksnya karena berbagai penyakit. Bagi pria bugar semakin tua dorongan seksnya tetap menyala seperti lampu mobil di malam gelap.
Sumber : kompas.com (19-1-2011), laki-lakibaru.or.id (25-10-2015), intisari.grid.id (25-11-2011)